Selasa, 13 Desember 2022

Deiyai Menyala, Apa Target NKRI? (1/4)

Dok: Ist/Deiyai, Pembakaran Beberapa Kios Pasca Kejadian Keracunan Makanan yang mengorbankan beberapa warga sipil. (Mengotopsi Kasus Deiyai)

*Siorus Degei

Setelah Dogiyai Berdarah, rupanya Api konflik semakin menjalar membakar Wilayah Meepagoo, saat ini Deiyai menjadi sorotan lantaran Peristiwa Pembakaran Beberapa Kios Pasca Kejadian Keracunan Makanan yang mengorbankan beberapa warga sipil.

Kabupaten Deiyai adalah salah satu kabupaten di Provinsi Papua Tengah, Indonesia. Kabupaten Deiyai awalnya merupakan bagian dari wilayah Kabupaten Paniai hingga kemudian dimekarkan menjadi Kabupaten sendiri pada, tahun 2008. Kabupaten ini diresmikan oleh Menteri Dalam Negeri Indonesia, Mardiyanto, pada 29 Oktober 2008. Dasar Hukum Pembentukan Kabupaten ini adalah Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 55 Tahun 2008. Pusat pemerintahan atau Ibukota berada di Distrik Tigi.

Berikut hendak diperlihatkan cuplikan singkat Kronologi dan Pernyataan Sikap atas Peristiwa Dogiyai Berdarah yang dirilis oleh Komnas TPNPB-OPM Kodap XI Odiyai Dogiyai, pada 14 November 2022.

Koronologi singkat!!!// insiden, pada tanggal (12/11/2022) di Dogiyai tentang ditabrak oleh Sopir Proyek timbungan jalan menuju Kamuu Selatan di kampung Ikebo Distrik Kamuu, pukul 15:00 atas nama Jufri Tebai berumur 6 tahun mati tempat.

https://kawatmapiatv.blogspot.com/2022/12/deiyai-menyala-apa-target-nkri-24.html

Pelaku melarikan diri ke pihak kepolisian, 10 menit kemudian masyarakat Kabupaten Dogiyai kerimum di tempat kejadian (OTK) di kampung Ikebo an, Jufri Tebai berumur 6 tahun mati tempat sehingga masyarakat ditempat kejadian tahan truk dari belakang layar langsung pukul Sopir Proyek timbungan jalan menuju Kamuu Selatan di tarik dari truk mati tempat.

Dan beberapa menit kemudian pihak aparat gabungan tiba ditempat kejadian langsung buang tembakan peluru dan air mata gas sehingga masyarakat ditempat kejadian bubarkan diri.

Tetapi pihak Aparat Gabungan masih lanjut tembakan peluru dan kejar masyarakat Kabupaten Dogiyai dalam kondisi Brutal sehingga masyarakat Kabupaten Dogiyai sepakat serang sampai jam 17 pihak (Aparat Gabungan vs Masyarakat) masih bentrokan dalam kondisi bentrok 4 truk dan 1 skapator dibakar dan 2 Sopir Truk Proyek diamankan oleh masyarakat kampung Ikebo dan kampung Putapa Distrik Kamuu dan dalam kondisi bentrok itu warga sipil tewas di tembak mati oleh Aparatur Gabungan atas nama bapak Felix Pigai BAMUSKAM kampung Bunauwo Distrik Kamuu Timur berumur 46 tahun.

Aparat (Gabungan vs Masyarakat) Kabupaten Dogiyai masih bentrokan maka kami KOMNAS-TPNPB KODAP XI ODIYAI DOGIYAI perintah bakar Kantor Aset Daerah Kabupaten Dogiyai bahwa:

TPNPB KODAP XI ODIYAI DOGIYAI bakar beberapa Kantor Aset Daerah Kabupaten Dogiyai seperti Kantor Keuangan Daerah Kabupaten Dogiyai, Kantor BPMPK, Kantor Kehutanan Perkebunan dan Lingkungan Hidup, Kantor DUCAPIL Akte dan Catatan Sipil, Kantor Investorat Daerah Kabupaten Dogiyai, Kantor Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Dogiyai.

Dan beberapa rumah warga pendatang hangus terbakar yang masyarakat dicurigai karena pihak Aparat Gabungan titip dalam rumah warga pendatang sehingga masyarakat Kabupaten Dogiyai dibakar yakni!

2 rumah milik warga pendatang di kampung mauwa di jln tengah Tokapo.

2 rumah kontrak milik warga masyarakat Kabupaten Dogiyai dikampung Ekemanida, rumah milik warga pendatang di pasar dalam kios panjang, 1 rumah dan 1 apotik di kampung Ikebo Distrik Kamuu.

Kami Komite Nasional, Tentara Nasional Papua Barat (TPNPB) Kodap Xl Odiyai di Dogiyai mengumumkan bahwa; Wilayah Operasi tapal batas KM.100 batas Wilayah dengan Kabupaten Nabire, Kapiraya, Ataidimi, Iyadimi, Ogiyai Dimi, ketika Wilayah Operasi saya Aparat Gabungan ditembak atau Sopir Proyek, Sopir Angkutan, Mas Ojek ditabrak Masyarakat Sipil kami TPNPB Kedap XI Odiyai Dogiyai siap balas dan tanggungjawab.

Kami KomNas-TPNPB 34 Kodam sudah umum melalui Jubir TPNPB Sebby Sambong bahwa kami sudah tolak Otonomi Khusus Otsus jilid II, Daerah Otonomi Baru DOB 3 Provinsi, yakni; Provinsi Papua Selatan, Provinsi Papua Tengah, Provinsi Papua Pegunungan Tengah dan seluruh tawaran (gula gula manis) Jakarta. Kami minta Indonesia harus duduk sesuai dengan Hukum Internasional.

Pemerintah Daerah Kabupaten Dogiyai mulai sekarang stop membiayai Aparat Gabungan TNI/PORLI dalam bentuk (kontrak). Kalau sikap ini tidak tanggapi kami kasih warning oleh Komandan Operasi Laporan Tentara Nasional Papua Barat /TPNPB Kodap XI Odiyai Dogiyai, Saugas Goo Peli dan Pangkodap XI Odiyai Dogiyai Bridjen Yonathan Makime Pigai.

Kami Komite Nasional, Tentara Nasional Papua Barat Kodap Xl Odiyai Dogiyai mengumumkan secara tegas menyatakan sikap bahwa; Kalau pihak Aparat Gabungan tembak masyarakat sipil atau ganggu Organisasi Gerakan Sipil Kemasyarakatan berarti kami TPNPB Kedap XI Odiyai Dogiyai siap balas masyarakat sipil dan siap operasi seluruh Proyek Pembangunan Daerah, kalau pihak Aparat Gabungan TNI/PORLI cari pasukan TPNPB kami siap melayani dan kami siap tanggung jawab.

KomNas -TPNPB Kodap XI Odiyai Dogiyai menghimbau isu yang diperlebar luar oleh pihak Aparat Gabungan melalui kaki tangan kolonial bahwa 1 satu Brimob hilang di dalam situasi bentrok itu Hoax tetapi 2 anggota kepolisian dan 1 Anggota TNI kenah panah dalam situasi bentrok.

Demikian sikap pernyataan resmi ini kami KomNas-TPNPB Kedap XI Odiyai Dogiyai mengumumkan dan Negara Indonesia harus mengetahui. Bersambung. (*)

(KMT/Admin)

Previous Post
Next Post

0 komentar: