![]() |
| Dok/Ist; Nyi Loro Kidul dan Konspirasi “Santet” Di Papua. (Membongkar Operasi Spiritsida di Papua) |
*Siorus Degei
Pada kesempatan ini penulis hendak mengangkat sebuah isu yang agak mistis terkait problem Papua-Jakarta atau Jakarta-Papua yang jarang terekspos ke ruang publik dan mendapatkan banyak sorotan pikiran dan hati kahlayak ramai di Papua.
Hal ikwal ini berkenaan dengan rumor atau legenda Nyi Loro Kidul dan andilnya dalam penglanggenan dekolonisasi dan depopulasi manusia dan alam Papua sejak masa integrasi hingga kini, era otonomi khusus serta solusi pemberantasannya dari muka bumi, khususnya dari Papua, sehingga ada sedikit ruang kedamaian yang dialami orang dan alam Papua.
Penulis melihat selama ini semacam ada sebuah “lilitan santet” pada “tubuh Papua”, dalam artian bahwa ada semacam “kuasa gelap” yang memasung manusia, alam dan leluhur di Papua sehingga misi dekolonisasi dan depopulasi dari Jakarta itu berlangsung massif, sistematis dan subur.
Orang Papua dibuat malas pusing dengan subtansi hidup dan perabadannya. Kita barangkali tidak begitu asing dengan istilah “Santet”, “Guna-guna”, dan “Perdukunan” dalam tradisi masyarakat Nusantara.
Banyak Flim yang bisa kita jadikan sempel untuk melihat dan memahami praktek “penyantetan” ini.
Dan salah satu solusi pamungkas yang bisa memusnahkan semua itu adalah dan hanyalah Doa-Puasa sebagaimana yang sudah diprakarsai oleh Saudara Selpius Bobii dalam Jaringan Doa Rekonsiliasi Untuk Pemulihan Papua (JDRP2).
Sebelum lebih jauh membahas hal yang agak mistis ini, alangkah baiknya kita berkenalan dulu dengan Nyi Loro Kidul dan andilnya dalam misi integrasi, dekolonisasi dan depopulasi di Papua.
Mengenal Nyi Loro Kidul
Nyi Loro Kidul memang bukanlah sosok mistis yang baru di bumi Pertiwi ini. Pasalnya, namanya selalu eksis dalam lembaran sejarah sejak abad kuno bangsa ini berdiri.
Ada banyak rumor yang beredar tentangnya, juga berkaitan dengan asal-usulnya masih menjadi sesuatu yang belum pasti hingga dewasa ini.
Dalam mitologi-mitologi yang beredar di masyarakat Jawa juga dalam serat, babad dan naskah-naskah kuno semisal prasasti, gambaran tentang asal-usul Nyi Loro Kidul ini amat beragam.
Berikut penulis hendak menyampaikan beberapa mitologi Nyi Loro Kidul yang cukup populer di kalangan masyarakat Jawa dan sekitarnya.
Pertama, secara etimologis Nyi Loro Kidul terdiri dari tiga kata dalam bahasa Jawa, Nyi adalah sapaan etis bagi seorang perempuan tua dalam budaya Jawa, Loro berarti “Dua” dan “sakit, menderita “, ada juga rara (roro) yang berarti “gadis” .
Hemat seorang etnografer sempat terjadi perubahan bahasa dari Jawa Kuno ke Jawa Baru sehingga terjadi perubahan Nama dan Makna dari “Nyi Roro Kidul”(gadis cantik), menjadi “Nyi Loro Kidul “(gadis sakit).
Berikut, Kidul berarti Selatan, Kidul ini merujuk pada tempat bersemayamnya Roh Nyi Loro, yakni di Pantai Selatan, dulunya dikenal dengan Samudera Hindia, kini disebut Pantai Parangtritis atau Pantai Selatan, orang-orang Jawa sejak dulu percaya bahwa Nyi Loro Kidul berada di tempat itu bersama para Lelembut Jawa lainnya, di sana ada sebuah kerajaan besar yang dipimpin oleh dua perempuan mistis, Gusti Kanjeng Ratu Pantai Selatan dan Patih Nyi Loro Kidul, (https://id.wikipedia.org/wiki/Nyi_Roro_Kidul, Minggu, 24-07-2022, Pkl. 11:34 WIT).
Kedua, berkenan dengan Nyi Loro Kidul dan Ratu Pantai Selatan ini juga terkadang menimbulkan banyak kerancuan, menurut kebanyakan orang Jawa Nyi Loro Kidul dan Ratu Pantai Selatan itu dua makhluk spiritual yang berbeda.
Ratu pantai selatan adalah sosok Roh dan Dewi legendaris, ia dikenal sebagai Ratu Pantai Selatan, ia sering disapa dengan sebutan Kanjeng Ratu Kidul.
Berdasarkan kesaksian Abah Jappar Shohip yang sempat bermetafisik ke dalam laut selatan pada Chanel “Malam Mencekam”, ada dua sosok wanita berbusana khas kerajaan keraton di dalam kerajaan yang letaknya jauh di kedalaman laut itu.
Salah satu sosok yang banyak bicara dengannya ia duga sebagai Nyi Loro Kidul sementara sosok di sebelahnya yang jarang bicara ia duga sebagai Gusti Kanjeng Ratu Selatan yang legendaris itu, http://sharevideo1.com/v/a0ZmS1MyNVlvTDQ=?t=ytb&f=co, Cerita Mistis Mencari Harta Kekayaan Dengan Menyelam Ke Kerjaan Gaib Ratu Pantai Selatan, Minggu, 24-07-2022, Pkl. 10:46 WIT).
Ketiga, berkaitan dengan asal-usul Nyi Loro Kidul masih menjadi sebuah rumor mistis, banyak versi ceritanya berdasarkan legenda, mitologi dan cerita turun-temurun yang hidup dalam masyarakat Jawa.
Dari ragam referensi itu penulis mengerujutkan pembahasan pada sebuah rumor yang paling familiar dan representatif dari kisah -kisah itu, yakni Dewi Matahari atau Putri Kandita.
Dewi Kandita, putri tunggal raja Prabu Siliwangi ke VI atau Munding Wangi dari kerajaan Pajajaran yang sangat cantik, ia sering disebut Dewi Srêngéngé atau Dewi Matahari.
Prabu Siliwangi adalah sosok yang hobi berburu, suatu ketika saat berburu ia sempat tersesat di hutan, saat berusaha mencari jalan pulang ia sempat bertemu dengan seorang gadis cantik, berkenalan.
Perempuan tersebut berjanji akan membantu sang Raja jika ia hendak singgah di istana gadis tersebut. Keduanya saling jatuh hati, mereka akhirnya menikah. Setelah beberapa hari bersama, raja pun kembali ke Istana dengan selamat.
Pada suatu malam terdengar tangisan bayi perempuan, raja’ menghampiri bayi itu, tiba-tiba muncul asap dan cahaya yang berubah menjadi istrinya, Istrinya berpesan untuk membesarkan putri mereka layaknya anak manusia. Raja memberi nama Kandita untuk putrinya itu. Kandita tumbuh menjadi wanita baik, bersahaja dan cantik jelita.
Namun sang ayah sepertinya kurang puas sebab ia membutuhkan anak laki-laki untuk mewarisi tahtanya, ia meminta restu dari Kandita untuk menikah lagi dengan seorang perempuan bernama Dewi Mutiara, mereka dikaruniai seorang anak laki-laki. Karena berambisi, Dewi Mutiara memerintahkan seorang dukun untuk menguna-gunai Dewi Matahari.
Pada malam hari tubuh Dewi Matahari gatal-gatal, penuh bisul dan berbau busuk, seperti penyakit Lepra. Keesokan harinya ibu tirinya menghadap sang raja untuk meminta agar Dewi Matahari diusir dulu dari istana agar tidak membawa sial bagi penghuni istana lainnya.
Terpaksa dengan berat hati raja meminta putri untuk mengungsikan diri. Dewi Kandita dengan berat pergi meninggalkan istana, ia mengambil diri untuk bertapa atau bersemedi, dalam semedinya itu ada suara yang memerintahkannya untuk pergi ke Pantai Selatan.
Tepat di sekitaran Pantai Selatan ada suara gaib yang memanggilnya dan menyuruhnya lompat ke dalam Pantai, seketika itu juga tubuhnya kembali normal dan cantik, rupanya itu adalah suara ibunya. Ia diminta oleh para lelembut di pantai itu untuk menjadi ratu mereka, kini ia dikenal dengan sebutan Nyi Loro Kidul, (https://yogya.inews.id/berita/cerita-rakyat-yogyakarta-asal-usul-nyi-roro-kidul, Minggu, 24 Jul. 2022, Pkl. 10:54 WIT).
Andil Nyi Loro Kidul Dalam Perabadan NKRI
Kita sudah mengenal siapa itu Nyi Loro Kidul. Kini kita akan sedikit melihat bagaimana kiprah Nyi Loro Kidul dalam menyukseskan misi dekolonisasi dan depopulasi di Papua.
Pertama, Nyi Loro Kidul merupakan sosok mistis yang diyakini oleh mayoritas masyarakat Jawa sebagai sosok yang sakti mandraguna. Beliau memiliki kekuatan gaib yang sangat hebat dan menaklukkan kuasa gaib lainnya di pulau Jawa.
Sudah sejak dulu banyak Raja, Sultan dan kesatria yang berguru pada Nyi Loro Kidul sebagai abdi untuk mendapatkan kekuatan gaib dan menjadi sakti mandraguna serta mampu menaklukkan musuh. Pada kesempatan ini hendak penulis utarakan beberapa tokoh yang sempat mengabdi kepada Nyi Loro Kidul.
Kedua, Sutawijaya atau Panembahan Senopati, Raja Pertama Mataram Kuno. Semuanya dimulai ketika ia digundah ambisi untuk menjadi pengusaha besar yang mampu menguasai seantero pulau Jawa turun-temurun.
Saat tiduran di Lipura tiba-tiba ada sebuah bintang jatuh di dekat Panembahan Senopati dan ada suara gaib yang berkata bahwa ia akan menjadi raja yang kuat, jaya dan kaya raya. Ia menceritakan itu kepada pamannya, Ki Juru Martini yang kebetulan saat itu datang menjenguknya.
Namun menurut pamannya ia tidak boleh serta-merta mempercayai itu. Pamannya menyarankan agar mereka meminta itu pada yang Maha Kuasa dengan jalan bertapa. Kedua bagi tugas untuk bertapa, Ki Martini bertapa di Gunung Merapi sementara Panembahan Senopati di Laut Kidul.
Efek dari pertapaan itu laut Pantai Selatan menjadi gemuruh, angin kencang bertiupan, ombak menjadi ganas, air menjadi begitu panas hingga banyak ikan terapung mati. Hal ini membuat gerah penguasa pantai, Nyi Loro Kidul
Ia pun keluar untuk memastikan apa yang menyebabkan semua itu. Rupanya itu efek dari pertapaan dari seorang pria perkasa, Panembahan Senopati. Ia bersembah sujud dihadapannya untuk menghentikan semua itu dan menanyakan apa alasannya membuat itu.
Sang Senopati menyatakan bahwa ia hanya ingin menjadi penguasa yang mampu menaklukkan seluruh jagat raya. Nyi Loro Kidul berjanji akan membantunya, mereka bersama-sama pergi ke istana pantai selatan.
Keduanya sepertinya saling jatuh hati dan menaruh perasaan cinta, Nyi Loro Kidul mengajaknya ke kamar tidur. Panembahan Senopati menghabiskan tiga hari untuk bermesraan bersama Nyi Loro Kidul.
Nyi Loro Kidul mengajarkan banyak hal kepada Panembahan Senopati untuk bagaimana bisa menjadi penguasa hebat atas manusia, jin, dan peri, https://daerah.sindonews.com/read/632631/29/awal-mula-panembahan-senopati-bercinta-dengan-nyi-roro-kidul-di-laut-selatan-1639872760, Minggu, 24-07-2022, Pkl. 11:00 WIT).
Selain Panembahan Senopati masih banyak juga raja-raja di pulau Jawa yang berguru dan mengabdi kepada Nyi Loro Kidul, sebut saja Sunan Kalijaga demi misi islamisasi, Patih Gadja Mada demi kesatuan, kedaulatan dan kejayaan kerajaan Majapahit, Pangeran Diponegoro demi pemenangan atas Perang Padri yang melegenda itu, dan lainnya.
Pada kesempatan berikutnya penulis akan mulai dengan Presiden-presiden Republik Indonesia yang punya hubungan spesial dengan Ratu Pantai Selatan itu.
Kedua, Ir. Soekarno, Presiden Pertama Republik Indonesia. Memang bukan “kabar angin” lagi jika ada yang mengatakan bahwa Soekarno pernah menikah dengan Nyi Loro Kidul. Hal ini terbukti dari beberapa hal;
1). Dalam pidatonya pidato di Istana Merdeka yang berlangsung pada 17 Juli 1959. Ia menyatakan bahwa sesuai tradisi sejak era Mataram Islam seorang raja dapat menjadi orang besar apabila menikah dengan Nyi Roro Kidul seorang raja dapat menjadi orang besar apabila menikah dengan Nyi Roro Kidul.
2). Dalam acara Musyawarah Nasional Maritim yang digelar pada 23 September 1963, nama Nyi Roro Kidul juga kembali disebut. Kepercayaan bangsa Indonesia bahwa seorang raja Indonesia itu akan kuat jika ia menikah dengan Nyi Loro Kidul.
Dengan kata lain raja dan ratu akan kuat jika ia kawin dengan laut, sebab Indonesia adalah negara kepulauan.
3). Soekarno mendirikan sebuah Istana Presiden Sukabumi di bibir Pantai Citepus, Jawa Barat, pada 1960, dikenal dengan nama Pesanggrahan Tenjores. Adapun sebuah hotel juga yang ia bangun berdekatan dengan Istana itu, Hotel Ina Samudera.
Menurut kabar yang beredar, Soekarno kerap mengunjungi Nyi Roro Kidul di kamar 308 hotel tersebut. Tabiat atau tradisi “Nikah Dengan Nyi Loro Kidul” atau “Kawin Dengan Laut” ini sudah ada sejak dulu sejak Jaman Panembahan Senopati, Sri Mangkunegara IX, Sunan Pakubuwono XIII. Bahkan berlanjut turun-temurun pada raja-raja keturunan Mataram, (https://www.kompas.com/stori/read/2022/04/13/110000079/apakah-soekarno-pernah-menikah-dengan-nyi-roro-kidul, Minggu, 24-07-2022, Pkl. 12:04 WIT).
Ketiga, Soeharto dan Nyi Loro Kidul. Sebagai sesama orang Jawa yang rakus kekuasaan, lapar “kursi 01 NKRI “, Soeharto beriktihar untuk menggulingkan rezim Soekarno.
Selain alasan politis yang melatarbelakangi ini penulis hendak menakar alasan yang lebih mistis. Soeharto tahu bahwa penopang di balik kekokohan kuasa Soekarno adalah Nyi Loro Kidul, bahwa keduanya telah menikah.
Sehingga jika Soeharto ingin berkuasa, maka langkah awalnya ia harus menaklukkan Nyi Loro Kidul, tidak mungkin ia melawan Nyi Loro Kidul sebab levelnya beda ia hanya bisa merayu dan mengelabui Nyi Loro Kidul.
Soeharto berencana merebut Nyi Loro Kidul dari Soekarno, namun Nyi Loro Kidul tidak mau, ia hanya mau jika Soeharto mempersembahkan satu juta jiwa manusia sebagai tumbal untuknya.
Tumbal inilah yang jika dikaitkan dengan peristiwa nyata adalah genosida oleh rezim penguasa terhadap para tertuduh Partai Komunis Indonesia yang mana dari genosida tersebut sekitar satu juta jiwa tewas.
Pernikahan keduanya berlangsung lancar, berkat ini era orde baru menjadi era yang sangat otoriter, Soeharto memimpin sebagai diktator yang beredarah dingin, banyak nyawa yang melayang di masa pemerintahannya, (https://kumparan.com/argya-dharma-maheswara/soekarno-ke-soeharto-dan-relasinya-dengan-nyi-roro-kidul-1xCPeKIFmr6, Minggu, 24-07-2022, Pkl. 12:23 WIT).
Perlu diketahui bahwa pemimpin yang bisa menikah bersama Nyi Loro Kidul adalah pemimpin yang berasal dari Jawa, orang di luar dari Jawa tidak akan pernah bisa memimpin bangsa dan negara ini.
Buktinya Muhammad Hatta tidak berumur lama dalam pemerintahan lantaran bersala dari Sumatera, BJ. Habibie berumur pendek lantaran berasal dari Sulawesi, Abdurahman Wahid alias Gus Dur berumur pendek karena tidak berkompromi dengan Nyi Loro Kidul, apalagi beliau Islam tulen yang notabenenya sangat kontras dengan Nyi Loro Kidul.
Megawati asli Jawa jadi umur kepemimpinannya subur, Jokowi apalagi sangat subur karena bukan orang baru untuk lingkaran keraton Solo. Pasalnya, Saat pelantikan beliau bersama Kiyau Maruf Amin dikawal ketat oleh Nyi Loro Kidul dan Pasukannya saat keduanya mengitari stadion gelora bung Karno dengan menggunakan Kereta Kencana yang adalah transportasi khas keraton Jawa yang selalu digunakan Nyi Loro Kidul, (https://jambi.tribunnews.com/2019/10/19/jaga-pelantikan-jokowi-maruf-ki-sabdo-jagad-royo-undang-nyi-roro-kidul-hingga-nyi-blorong, Minggu, 24-07-2022, Pkl. 21:33 WIT).
Penulis sangat yakin bahwa kuasa kepresidenan pada Pemilihan Presiden 2024 ini akan jatuh di tangan Puan Maharani, Putri Megawati dan Cucu Soekarno atau Ganjar Pranowo.
Antara mereka berdua saja, sehingga lebih baik Pasangan Calon (Paslon) dari kubuh lainnya, terlebih Suku lainnya, seperti Anis Baswedan dan kawan-kawannya.
Sebab mau bagaimana pun sistem politik bangsa dan negara ini didesain hasilnya tetap akan sama saja, kembali ke bab satu bahwa yang layak jadi presiden adalah orang Jawa dari keturunan Mataram Islam dan Keraton. Mengapa demikian?
Kembali lagi ke pembahasan penulis di atas bahwa hal pengabdian kepada Setan itu sudah meerambat ke penguasa-peguasa negara (Presiden) dengan syarat harus berasal dari keturunan Mataram Islam dan keraton Jawa (Solo, dll), Soekarno, Soeharto hingga kini Jokowi.
Bahwa supaya negara ini tetap bersatu, kuat dan berdaulat presidennya atau pemimpinya harus menikah dengan Nyi Loro Kidul, jika tidak maka masa kekuasaannya akan lemah.
Penulis melihat bahwa ini benar adanya sebab sejak Orde Lama Soekarno sangat kuat memimpin bangsa dan negara walau di tengah situasi carut-marut. Soeharto pun di Orde Lama menguasai Indonesia selama 30 tahun lebih tanpa ada intervensi apapun.
Pertanyaannya mengapa Bung Hatta cepat meninggalkan Soekarno? Mengapa BJ. Habibie cepat dilengserkan? Mengapa Abdurrahman Wahid alias Gus Dur dilengserkan?
Hemat penulis selain alasan politis, sepertinya Nyi Loro Kidul tidak mau jika ada orang di luar Pulau Jawa, di luar keturunan Mataram dan Keraton Jawa/Solo/Betawi memimpin bangsa dan negara ini.
Sehingga jangan heran jika dari dulu sampai sekarang Jawa tetap mendominasi dan menguasai bangsa dan negara ini, dari Sabang sampai Merauke pasti ada mereka dan mendominasi, padahal Suku Jawa itu hanya satu dari 714 Suku, tapi masa dari awal bangsa dan negara ini berdiri hanya mereka saja yang berkuasa?
Apakah suku lain tidak punya kemampuan? Di manakah keadilan itu sosial yang menjadi inti Pancasila itu? Inikah bukti kemampuan Nyi Loro Kidul di balik penguasa-peguasa Jawa selama ini? Kita harus kupas tuntas misteri ini.
Nyi Loro Kidul dan Solusi Penaklukannya di Papua
Indonesia sudah berusaha payah merebut kemerdekaan dari tangan penjajah Belanda dan Jepang. Sehingga tidak akan dengan mudah Indonesia akan melepaskan sejengkal pulau di dalamnya.
Tetapi mengapa Timor-Leste sudah merdeka, sementara Aceh, Papua dan Ambon belum, bahkan sulit merdeka? Apa kendala dalam persepektif keterlibatan Nyi Loro Kidul?
Pertama, Timor-Leste bisa merdeka sebab alam, leluhur dan manusianya satu hati dan satu tujuan. Mereka tidak terpecah-pecah, sehingga mereka mampu merdeka.
Aspek penting di sini adalah bahwa ilmu kanuragan yang mereka miliki juga sangat tinggi, sehingga semua makhluk gaib yang dikirim mereka hanguskan bersama pasukan militer yang dikirim.
Kedua, Aceh, Ambon, dan Papua sulit merdeka karena manusia, alam dan leluhurnya belum bersatu dan sudah terpecah-pecah sehingga sangat sulit. Lagipula dari aspek ilmu kanuragan ketiga masih belum bisa menandingi kesaktian Nyi Loro Kidul.
Ketiga, teruntuk Papua. Orang Papua harus sadar bahwa melalui Soekarno dan semua Tapol yang dibuang ke Papua itu Nyi Loro Kidul dan pasukannya sudah menaklukkan kekuatan alam yang ada di Papua.
Semisal di Boven Digoel, Fak-Fak, Paniai, Jayapura, dan beberapa kota di Papua lainnya yang kala itu pernah diinjak oleh Soekarno dan kawan-kawannya.
Bahwa Nyi Loro Kidul meminjam tubuh Soekarno untuk mencari semua ilmu kanuragan yang terkandung dalam alam dan leluhur (moyang) di Papua. Hal yang yang membuat Papua sangat gampang dikuasai oleh kaum imigran, bukan saja dari Jawa tetapi dari semua Suku di luarnya.
Orang Papua seperti tidak punya kuasa untuk bersaing, tidak bergairah untuk menjadi tuan di atas tanah sendiri, menjadi tamu dan penonton di atas tanah sendiri.
Bahwa semenjak terintegrasi secara cacat ke dalam NKRI bangsa Papua dibuat malas, bodoh, tidak kritis, tidak tangguh, singkatnya Nyi Loro Kidul membuat orang Papua menjadi “Nau-Nau dan Lao-Lao” agar misi dekolonisasi dan depopulasi itu terjadi mulus.
Bangsa Papua seperti orang kaya yang sudah disantet perempuan cantik untuk dikuras hartanya dan akhirnya ditelantarkan dan dibunuh secara bengis.
Menyikapi lilitan roh jahat seperti ini lantas apa langkah terbaik yang harus di ambil oleh orang Papua? Hemat penulis “Jenis Ini Hanya Bisa Diusir Dengan Doa dan Puasa “, Nyi Loro Kidul hanya bisa dikalahkan dengan kuasa Allah, Roh Kudus dan Tuhan Yesus.
Hanya melalui Nama Yesus Kerajaan Pantai Selatan Dapat Ditaklukkan. Hanya dengan Kuasa Roh Kudus saja Kuasa Gelap dari Nyi Loro Kidul itu dapat dibumihanguskan dari seluru tanah Papua.
Hanya dengan Kuasa Allah Bapa saja Nyi Loro Kidul itu dapat bertobat dan berdamai dengan orang, alam dan leluhur bangsa Papua.
Hanya dengan Nama Anak, Bapa dan Roh Kudus Saja semua kejahatan iblis dapat ditaklukkan dan Papua Pasti Merdeka.
Perlu ada generasi bangsa Papua yang berani menentang dan menaklukkan Keraton Jawa dan Kerajaan Pantai Selatan kiat Doa-Puasa yang dilakukan secara Pribadi, Keluarga, Suku, Marga, Submarga, Wilayah Adat dan massal di seluru tanah Papua. Konsep dan mekanisme Doa-Puasa ini bisa diperoleh dari Jaringan Doa Rekonsiliasi Untuk Pemulihan Papua (JDRP2). (*)
(KMT/Admin)

0 komentar: